Jumat, 29 Januari 2016

Mendapat Kebahagiaan


Mgg, 20 Des 2015
Pdt. Petrus Hadi Santoso



Ketika hati kita sudah tumpul dengan segala macam masalah maka rhema yang kita dapat tidak bisa kuat. Kita mungkin sibuk banyak pelayanan tapi belum tentu kita ada dalam cinta mula-mula. Semua rhema yang kita terima harus kita perkatakan.

Lukas 1:39-45
Karena Elisabet ada kedekatan dengan Maria maka dia bisa terimpartasi kepenuhan Roh Kudus. Janji Tuhan yang luar biasa kepada seorang manusia yang di dalam diri orang ini bagus yang bernama Maria. Jangan berfikir kalau maria adalah manusia yang super tapi Maria memiliki dasar hati yang bagus. Tuhan mendapat janji sebanyak 3 kali. Suara nyaring artinya suara yang dikeluarkan dari hati yang paling dalam. Dalam kitab Mazmur, dikatakan nyaring artinya bukan melengking tapi itu suara keluar dari hati. Itu janji tidak biasa tapi diatas rata-rata. Dalam 1 sub perikop 2x Tuhan bicara. Maria rela dipakai oleh Tuhan, tidak bersetubuh dengan Yusuf. Tuhan memberi ganjaran yang luar biasa yaitu berbahagia. Kalau dalam 1 perikop Tuhan berkata 2x itu artinya serius. Waktu janji ini dikatakan, Yesus belum lahir.
Kalau kita diberi janji Tuhan (sukses, ekonomi diberkati) pasti kita langsung membayangkan. Apakah setelah Tuhan memberi janji kepada Maria, apakah Maria langsung bahagia?

Matius 2:13
Tuhan tidak diberitahu berapa waktunya. Tuhan bisa tidak membuat herodes tidak melihat Yesus? Bisa saja, tapi kenapa Maria harus melewati proses itu? Jarak Temanggung dengan Jakarta lebih jauh daripada jarak antara pikiran dengan hati. Tapi dari pikiran ke hati jauh lebih sulit ditempuh. Sering dalam hidup kita terima janji Tuhan yobel besar, tapi sering kita berkata mana kog belum ada? Jarak pikiran ke hati lebih sulit. Jangan kejar janji Tuhan tapi kejarlah si pemberi janji.

Tuhan berfirman supaya Yusuf sekeluarga pergi. Sering kita kecewa karena hal seperti itu. Kita terima janji Tuhan tapi diombang-ambingkan.

Dari Betlehem ke Mesih sangat jauh. Perjalanan ditempuh menggunakan unta. Tapi begitu dapat firman, mereka langsung pergi.

Lukas 1:46
Maria sadar, rhema pertama kali masuk ke jiwa. Level maria yang basic hatinya bagus, jiwa maria memuliakan. Jarak setir mobil dari Jakarta ke Temanggung bisa dihitung jam. Tapi jarak pikiran ke hati bisa berhari-hari bahkan tahunan. Ayat 47 jiwa maria langsung memuliakan Tuhan. Dia tidak berfoya-foya tapi memuliakan Tuhan. Maria bergembira bukan karena janji Tuhan tapi karena Tuhan-nya. Berkali-kali gereja kacau soal perayaan natal tapi sedikit orang yang bisa merasakan kuasa natal.

Sangat sulit untuk bergembira karena Tuhan. Maria harus melewati banyak rintangan tapi dia tetap bergembira. Ayat 48. Basic yang paling kuat pada Maria adalah kerendahan hati. Kita tidak akan unity kalau tidak ada kerendahan hati. Dosa sombong adalah paling mengerikan. Ayat 49. Kalau Tuhan mau memberkati kita milyaran/triliunan tidak sulit tapi yang sulit adalah Tuhan merubah hati. Kalau kita diberi 1M tidak mudah kita doa pagi, sulit kita puasa dll.

Matius 2:19-22
Yusuf harus bolak-balik. Kenapa Yusuf tidak marah:
1. Tidak menyalahkan Tuhan.
Mereka bergembira bukan karena janji tapi karena Tuhan. Berapa banyak kita marah dan menyalahkan Tuhan? Kalau 2016 mau terima jaminan Tuhan maka jangan marah kepada Tuhan.

2. Yusuf dan Maria tidak saling menyalahkan.
Kita sebagai suami istri jangan saling menyalahkan. Suami istri bertengkar dapat menahan berkat. Maria tidak menyalahkan Yusuf karena harus berpindah-pindah tempat. Yusuf juga tidak menyalahkan maria karena hamil duluan karena Roh Kudus.

3. Mereka lakukan karena firman Tuhan.
Pergi ke mesir karena disuruh Tuhan. Kembali ke yerusalem karena disuruh Tuhan. Belok ke galilea karena disuruh Tuhan. Selama ini mungkin kita berjalan atas pikiran kita sendiri bukan atas suara Tuhan.
Itu yang menyebabkan mereka tidak marah sehingga janji Tuhan digenapi kepada mereka yaitu berbahagia. Maria berbahagia sampai kepada Yesus disalibpun dia tetap berbahagia. Yobel besar adalah kesembuhan hati. Kenapa orang tidak menalami yobel besar secara fisik karena yang di hatinya belum sembuh.
Kalau hati kita kotor, hati kita marah maka janji Tuhan tidak bisa turun dalam hidup kita.

Tidak ada komentar: