Rabu, 28 November 2012

Level Penyembahan

Penyembahan bukan sekedar acara, angkat tangan , bahasa Roh, tetapi juga menari, sujud menyembah dll.

Ketika kita dalam penyembahan. Ada malaikat bersayap pelangi, dia yang membantu kita dalam menyembah Tuhan. Kuasa penyembahan mampu merubah dimensi daging (manusia) menjadi dimensi Roh. Tidak semua orang dibukakan alam rohnya. Tetapi barang siapa mau, berdoa minta Tuhan singkapkan alam roh yang
ada, sehingga belenggu, luka, kepahitan kita disembuhkan dan ditahirkan.
 
Yoh 4:20-23
Orang Samaria dan orang yahudi dari dulu meributkan tempat yang benar untuk melakukan penyembahan. Tetapi Yesus berkata supaya menyembah Bapa bukan soal tempat tetapi soal roh dan kebenaran. Jangan seperti orang dunia menyembah pada roh yang tidak dikenal. Tetapi kekristenan kenal siapa Tuhan dan siapa yang harus disembah.

Penyembahan berasal dari kata prosneo yang berarti mencium.
Kita harus mengenal siapa yang kita sembah dan kita sanjung. Kalau ada orang pergi ke mall. Di dalam mall dia mencium seorang pegawai cantik yang dia tidak kenal. Pasti dia akan digampar. Orang dunia tidak kenal siapa yang mereka cium (sembah) tetapi kita mengenal Yesus yang benar sehingga kita tidak digampar melainkan beroleh kasih karunia.

Tingkatan penyembahan
  • 1. Kaki
  • 2. Tangan
  • 3. Muka
  • 4. Kepala

Lukas 17:15-16 (penyembahan mencium kaki)
Bahasa asli tersungkur dan mencium kaki. Peraturan yang ada semua orang kusta harus diasingkan. Kalau masuk kota/rumah penduduk akan dilempari batu, karena penyakit kusta menular dan ujungnya kematian. Dari kejahuan kesepuluh orang kusta ini memanggil Yesus. Yesus berkata pergi kepada imam. Karena yang berkuasa menyatakan dan memberi surat tahir adalah imam. Seandainya imam belum memberikan surat tahir maka ketika mereka masuk kota, akan dilempari batu. Dari kesepuluh orang kusta tadi, 1 orang tidak mementingkan surat sembuh/tahir ataupun keluarganya tetapi dia kembali sujud mencium kaki Yesus. Dia belum dinyatakan sembuh oleh imam, bisa saja dia dilempari batu oleh penduduk karena bersentuhan dengan orang. Dia hiraukan semuanya itu, dia sujud mencium kaki Yesus dengan bersyukur. Apakah kita bisa untuk tidak mementingkan uang, pekerjaan tetapi lebih kepada penyembahan. Orang punya masalah besar tidak mudah fokus kepada Tuhan. Tetapi 1 orang ini tahu diri dan ngerti, dia mau menyembah dan cium kaki Yesus. Kalau kita bisa melayani itu suatu kehormatan. Kalau kita diberkati itu suatu kemurahan. Belajar tahu diri siapa kita, dari mana kita diambil.

Maz 123:2 (Penyembahan mencium tangan)
Dalam bahasa aslinya kata memandang adalah mencium tangan tuannya. Dalam suatu kerajaan, seorang raja dikelilingi abdi dalem yang dapat dipercaya. Dimana abdi dalem ini, mereka bisa mengerti isi hati raja. Dan diluar tahtanya adalah budak biasa. Seberapa kita bisa dipercaya Tuhan. Kita harus mengerti apa yang Tuhan mau melalui sorot mata, suara dan gerakan tubuh Tuhan. Apa penyembahan kita sudah sampai itu? Level dimana kita bisa dipercaya dan tahu isi hati Tuhan dan mau melakukan dengan ketaatan dan ketepatan. Mengenapkan segala yang tuan mau itulah kerinduan Tuhan.

1 Sam 20:41 (penyembahan bercium-ciuman)
Tradisi di Isreal tanda kesepakatan dalam suatu perjanjian adalah berpelukan disertai berciuman. Ketika mereka berpelukan artinya mereka menjadi satu. Yang seorang akan berkorban dan membela yang lain, sampai keturunannya dan saksinya adalah Tuhan sendiri. Level sebuah perjanjian mau bayar harga. Tidak menyayangkan nyawanya lagi. Seberapa banyak yang bersedia berdiri diatas perjanjian dan harga harus dibayar?

Mat 26:7-9 (tingkat mencium kepala)
Maria datang ke Bathania, tempat Lazarus dan saudaranya Marta. Sementara mereka pesta, Perempuan ini datang dan mencurahkan minyak wangi yang mahal harganya ke kepala Yesus. Minyak wangi ini harganya sama dengan gaji 1 tahun orang kerja. Akan tetapi Tuhan berkata bahwa dia sedang menyediakan pekuburanku. Rasanya jangal karena dalam suasana pesta, kenapa membicarakan kuburan/makam. Namun,Hati Maria bisa konect dengan Tuhan . Dia bisa melihat raut wajah Yesus, mata dan perkataan Yesus. Dari semua. Yang hadir, hanya Maria saja yang tahu semuanya itu. Minyak wangi mahal dia mau persembahkan kepada Rajaku, Tuanku. Kalau kita bisa konect dengan Tuhan, kita bisa mengetahui apa yang akan terjadi dari Tuhan. Mengerti detak jantung Tuhan. Ketika Yesus hendak disalibkan, Yohanes bersender kepada Yesus. Dia mengerti detak jantung Tuhan. Sehingga Tuhan beri wahyu untuk menulis dan melihat kelak akhir zaman sampai kedatangan Tuhan yang kedua kalinya.

Dalam bencana tsunami di Aceh, Ibu Iin sempat tanya Tuhan kenapa Tuhan tidak beritahu beliau. Dan Tuhan menjawab bahwa kejahatanya sudah melebihi dan tsunami tidak bisa ditahan. Dalam acara ulang tahunnya Pak Yusak, yang dari semula dirancangkan akan mulai jam 4, tetapi Tuhan bicara dan seketika acara tersebut dimulai jam 1. Ternyata saat itu ada tsunami di Filipia. Bersyukur gelombangnya tidak sampai Indonesia. Ada orang-orang yang level penyembahannya sampai tahu apa yang akan terjadi.

Sampai level apakah penyembahan kita?

Rabu, 21 November 2012

Sambar Kairos Dengan Cepat

Minggu Sore, 11 Nov 2012
Pdt. Petrus Hadi Santoso


2 Sam 5:22-25
Ayat 22 dimulai dengan kata "ketika"..."lagi"...
Peperangan rohani tidak cuma 1 kali. Ada kekuatan yang cukup satu dan kalah, tetapi ada beberapa yang tidak. Sebagai contoh: Pak Hadi berkali-kali pergi perang ke Bali. Bukan karena dewa-dewa bali yang kuat, namun karena ada maksut Tuhan sehingga beliau harus pergi perang berkali-kali.
Waktu 6HT pergi berperang ke United Kingdom, mereka cukup 1 kali berperang dan menang.

Tuhan yang maju berperang sedangkan kita cuma bertindak profetik sesuai yang Tuhan perintahkan. Yang harus dimiliki dalam peperangan rohani:
• Ketekunan
• Ulet
• Strategi perang
Setan tidak mau melepaskan jiwa-jiwa dan harta.

Tingkatan dalam peperangan roh
¤ Keintiman
¤ Perang
¤ Mengalahkan
¤ Merampas
¤ Merebut

Yang Tuhan mau supaya kita nikmati:
Bukan hanya jiwa melainkan bangsa-bangsa.
Bukan hanya harta melainkan kekayaan bangsa-bangsa.
Bukan hanya uang melainkan kelimpahan seberang laut.
Bukan hanya mobil melainkan unta-unta Median dan Efa.

Menurut Pak Darmalis, pohon kertu adalah pohon yang rimbun daunnya, ditanam di bukit luar kota. Ketika pohon ini tertiup angin, rimbunan daunnya menghasilkan bunyi desingan yang kuat seperti air. Ketika orang Filistin maju, orang-orangnya Daud segera mengerakkan ujung-ujung dari tangkai pohon kertau. Bunyi desingan daun kertau mengelabuhi pikiran mereka. Sehingga orang Filistin terpukul kalah.

...maka haruslah engkau bertindak cepat...
Suasana tersebut mirip dengan 1 Raj 18:43-45
Bujangnya Elia naik turun sampai 7 kali. Hal yang sangat membosankan dan melelahkan. Tujuh kali harus naik turun dengan hasil kosong. Namun pada ketujuh kalinya, bujangnya melihat awan sebesar telapak tangan. Segera Elia sambar kairos dengan cepat. Disuruh bujangnya pergi kepada Raja Ahab.

Maka dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat.
Dari yang cuma "setapak tangan" diubah menjadi "awan badai dan hujan lebat". Semua tergantung sikap hati kita. Kairos sudah didepan mata, mau menyambar dengan cepat atau tidak?

Hati-hati dengan ucapan kita. Jatah didepan mata bisa diambil orang lain kalau kita tidak ambil. Kebodohan dan kelambatan kita bisa membuat berkat tidak kita terima. Jangan pernah sepelekan kata CUMA. Dalam sekejap mata, Tuhan sanggup berikan kelimpahan kepada kita.

1 Kor 15:46
Tindakan jasmani menggambarkan tindakan rohani. Kepada manusia yang kelihatan kamu tidak setia apalagi kepada Tuhan yang tidak kelihatan. Hal ini perlu waspada. Bergaul dengan rajawali yang matanya dapat melihat dan menyambar dengan cepat.

Selasa, 20 November 2012

Belajar Sampai Pengangkatan dan Memerintah

Minggu Sore, 18 Nov 2012
Ev. Nany Susanty

Kej 5:24
Kehidupan Henokh yang bergaul dengan Tuhan.

Ibrani 11:5
Karena iman Henokh terangkat...
Di akhir zaman, Tuhan inginkan kualitas iman seperti Henokh. Karena cinta dan percaya penuh engkau akan memasuki masa pengangkatan seperti halnya Henokh. Bukan hanya terangkat nanti masa pengangkatan melainkan juga terangkat dari sega
la beban, masalah dan kelemahan. Hal ini akan terjadi diakhir-akhir ini.

...supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya...
Kalau engkau mengasihi dan beriman, engkau akan diangkat dan tidak akan mengalami kematian. Bukan hanya kematian daging, tetapi usahamu tidak akan mati. Kita tidak akan menemukan lagi ketidakberhasihan melainkan yang kita temukan keuntungan. Contoh tidak ditemukan lagi: pada waktu doa perang ke UK. Bu Nany mendapat jatah memerangi nenek sihir. Awalnya sempat berfikir bahwa nenek sihir itu cuma dongeng anak anak dengan hidung panjang, memakai sapu dan topi panjang. Tetapi setelah diselidiki, ternyata nenek sihir itu memang ada. Bahkan ada sebuah kampung bernama "kampung nenek sihir". Rombongan Bu Nany berusaha mencari tempat yang tepat dimana nenek sihir yang asli berada. Dan memang tempatnya sudah diganti lapangan. Tetapi berkat kerja Roh Kudus, ditemukan titik rumah dan ditahirkannya tempat itu. Ini contoh bahwa sudah tidak ditemukan lagi. Yang ditemukan keberhasilan. Kematian tidak ditemukan lagi. Yang ditemukan adalah kehidupan.

Kata terangkat artinya manashe. Masalah kita sudah diangkat dan tidak ditemukan lagi. Syaratnya adalah iman, kasih dan berkenan kepada Tuhan. Bagaimana cara kita berkenan kepada Tuhan?

Kej 5:21-22
Waktu yang tidak sedikit untuk bergaul dengan Tuhan sampai akhirnya Henokh mencapai destiny-nya.

Yusuf adalah orang yang cerdas. Dia bisa menyerap kecerdasan dari nenek moyangnya. Yusuf belajar dari Yakub yang juga belajar dari Ishak yang juga belajar dari Abraham sampai akhirnya belajar dari Henokh. Belajar dari semua keberhasilan nenek moyangnya. Henokh bisa terangkat karena bergaul dan meninggikan Tuhan lebih dari segalanya dan Yusufpun berlajar menjadi sama dengan Henokh.

Dalam perjalanan Yusuf, sebelum dia dijual kepada Potifar, dia belajar mengembalakan domba. Ketika Yusuf menjadi budak Potifar, dia belajar menjadi hamba. Dia kerjakan dengan baik pekerjaannya. Potifar adalah tangan kanan Firaun. Dia punya banyak budak maupun istri. Selama menjadi budak potifar, dia pun belajar bergaul dengan budak-budak lain, belajar segala sesuatu yang dia bisa kerjakan.

Sampai akhirnya istri Potifar terlena oleh ketampanan Yusuf. Yusuf adalah laki-laki tulen, dia tidak mau menerima bujuk rayu dari istri Potifar untuk bersetubuh dengan dia. Walaupun istri Potifar dengan 1001 cara setiap harinya, Yusuf tidak mau. Dia belajar mengatasi semua masalahnya.

Ketika Yusuf dimasukan penjara, dia belajar mengerti pikiran dan hati narapidana yang lain. Sehingga dia berhasil menyerap semua pembelajaran yang dia terima selama hidupnya.

Semua berakhir pada saat dia menjadi raja. Dia bisa mengatur pemerintahannya. Dia bisa mengurus ternah dan pertanian. Dia bisa mengatur penjara. dia bisa mengatasi masalah setiap harinya. Dia bisa mengatur persediaan makanan selama masa kelaparan. Bangsa-bangsa berduyun-duyun kepada Yusuf.

Salah satu pendoa mendapat penglihatan bahwa anak-anak Tuhan sedang naik anak tangga (7 anak tangga). Anak tangga paling atas ada meja dengan cawan berisi anggur. Semua minum dari cawan tersebut. Kemudian kita diperhadapkan pada sebuah neraca timbangan. Barang siapa didapati seimbang maka diperbolehkan masuk ke pesta raja-raja, tetapi yang kurang timbangannya akan ditambahkan 1coin, 2coin, 3coin. Apabila masih belum seimbang juga, maka dia tidak diperbolehkn ikut masuk ke pesta raja-raja. Ini tidak berbicara tentang keselamatan, karena semua sudah minum anggur (darah Anak Domba), tetapi ini berbicara tentang apa kita layak ikut dalam kesukaan bersama Dia atau hanya sebagai penonton. Karena tahun depan adalah tahun yang mengerikan. Kerinduan Tuhan, kita semua ikut dalam Pesta. Tahun depan Tuhan akan adakan pembedaan lebih nyata antara anak-anak terang & anak2 dunia.

Olehnya belajar mengerti isi hati Tuhan, belajar mengerjakan semuanya. Jangan bersungut-sungut. Belajar sabar sampai pembalikan keadaan terjadi atas hidup kita. Amin... Amin... Amin...

Senin, 19 November 2012

Langkah Memperoleh Perkenanan

Minggu Pagi, 18 Nov 2012
Pdt. Petrus Hadi Santoso

2 Kor 6:1-2
Dari beberapa jemaat yang ada, jemaat korintus yang mendapat perhatian khusus dan memperoleh perkenanan Tuhan. Kenapa harus jemaat di Korintus yang mendapat perkenanan? kenapa tidak jemaat yang lain padahal jemaat korintus peluh dengan berbagai macam dosa? Dosa pezinahan, homoseks, pembantaian dsb, semua ada pada jemaa
t korintus. Seperti hanya bangsa israel dengan berbagai dosa. Dosa pezinahan, penyembahan berhala, suam - suam kuku dll. Kenapa harus bangsa Israel yang mendapat perkenanan Tuhan? Semua karena Tuhan cinta jemaat di Korintus maupun orang - orang Israel.

Bumi ini pun banyak dosa yang beragam. Sejak Adam sampai detik ini dosa merajalela dimuka bumi. Tapi Tuhan cinta atas umat-Nya di bumi. Olehnya Tuhan ulurkan tongkat perkenanan atas umat-umat Tuhan di bumi.

Akhir-akhir ini kami lihat perkenanan Tuhan sudah dan sedang turun. Ditengah kekeringan yang melanda di banyak tempat. Seorang bernama Ibu Eka menemukan resep untuk bagaimana tumbuh-tumbuhan dapat hidup dan menghasilkan hasil melimpat. Tanaman jagung tumbuh lebih tinggi daripada tumbuhan jagung sekitarnya. Demikian padi, tembakau dll. Sampai akhirnya tokoh pembesar bani kedar datang ke Pak Hadi dan Ibu Eka supaya membagi resep bagaimana tanaman dapat berpenghasilan lebih. Ini masa keajaiban, masa keemasan. Domba-domba kedar nebayot berbalik kepada Tuhan. Waktunya menjadi berkat buat bangsa-bangsa.

Kesaksian seorang keluarga yang tinggal di Bali. Beliau sering mendengarkan kotbah 6HT. Kemarin pas acara ulang tahunnya Bu Linda, dia bela-belain datang dari Bali ke Temanggung. Dia seorang dealer. Dia bersaksi bahwa omset yang dia peroleh melambung tinggi. Bahkan ketika anaknya mendapat mimpi bahwa dia akan mendapatkan tanah dengan harga murah. Semua digenapi. Dia bersaksi itu karena dia tekun baca alkitab dan memperbanyak penyembahan. Orang kristen kalau tidak mengalami secara pribadi bagaimana dan betapa heran dan hebatnya Tuhan beperkara adalah orang kristen yang tidak kuat.

Maz 1:1-3 Orang kristen yang kuat.
Satu kata diawal adalah berbahagia dan satu kata diakhir adalah berhasil. Semua suku, kaum, dan bahasa yang diingini adalah berbahagia dan berhasil.

Yang harus diperhatikan untuk mendapat perkenanan:
• Jangan minta nasihat orang fasik
Ketika kita tidak hidup seperti yang Tuhan mau, kita sama saja dengan orang fasik. Pergaulan kita menentukan kehidupan kita. Kalau tidak intim, kita bisa terhanyut dalam nasihat orang fasik. Tidak sulit Tuhan memberkati kita. Lebih sulit kita mengubah sikap hati kita kepada Tuhan.
• Tidak berdiri di jalan orang berdosa
Kalau mau jadi orang buruk, buruk sekalian. Tetapi kalau mau menjadi orang baik, jadi baik sekalian. Jangan setengah-setengah (suam-suam kuku). Kalau kita mau dibentuk oleh Tuhan, jangan berkata aku mampu atau aku tidak mampu, tetapi katakan aku mau atau tidak mau.
• Jangan duduk dalam kumpulan pencemooh
Ketika ada orang lain mencemooh kita dan kita balas dengan mencemooh orang itu, itu artinya kita selevel dengan dia. Hidup orang kristen harus diatas level orang dunia. Ketika ada yang mencemooh kita, kita balas dengan memberkati mereka. Apa yang keluar dari mulut itu menentukan hidup kita. Hidup dan mati dikuasai oleh lidah. Jaga hati dan berhati-hatilah dengan mulut. Dari mulut bisa keluar berkat tetapi juga bisa keluar kutuk.

Ayub 42
Judul dari perikup ini adalah ayub mencabut perkataan. Setan memancing kita dengan emosi sehingga kita bisa mengutuki orang lain. Ayub sempat berdiri pada imannya dengan tidak menyalahkan Tuhan. Walaupun akhirnya dia menyalahkan Tuhan karena dia dilahirkan ke bumi.
Ayat 6. Selama salah dan tidak mencabut kata-kata, setan terus menuntut kita. Olehnya kita harus peka terhadap dosa dengan baca alkitab, penyembahan, puasa dsb.

Ketika kita baca alkitab, kita bisa menemukan rhema dan bukan logos. Semakin kita sedikit baca alkitab, semakin sedikit kita menemukan rhema. Semakin banyak kita membaca alkitab, semakin banyak pula rhema Tuhan yang disingkapkan kepada kita

Kuasa Perkataan

Minggu Pagi, 11 Nov 2012
Pdt. Petrus Hadi Santoso

Lukas 13:10-17
Yesus mengajar di rumah ibadah. Ada seorang perempuan 18 tahun dirasuk roh sehingga sakit bungkuk.
Selama ini banyak orang berpendapat asal aku kegereja pasti aku selamat. Kalau orang mengerti kekristenan maka dia akan dibawa ke gereja. Tetapi orang yang percaya dia bisa membangun sehingga disebut eklesia. Dalam hal
ini bukan membangun gedung gereja melainkan membangun, meneguhkan dan menguatkan jemaat.

Setan level rendah adalah setan seperti genderuwo, tuyul, kuntilanak dsb. Setan level tinggi adalah setan yang menguasai pikiran sehingga orang tidak tahu kalau dirinya dikuasai oleh setan. Banyak terjadi pembunuhan, fitnah, rumah tangga cerai, itu adalah setan yang menguasai pikiran.

Perempuan tersebut dirasuki roh jahat. Dia tidak loncat-loncat, tidak marah-marah, tidak teriak-teriak sehingga pendeta bahkan dirinya sendiri pun tidak tahu kalau dirinya dirasuki roh jahat. mengusir setan dari rumah lebih mudah daripada mengusir setan yang ada dipikiran.
Kalau setan diijinkan kepada kita dan kita tidak perangi, maka akibatnya adalah kerugian baik roh, jiwa, tubuh dan ekonomi.
Kalau kita sudah 18 tahun atau lebih jadi orang kristen tetapi masih bongkok maka ada roh jahat dalam diri kita. Baik bongkok iman, kita jarang baca alkitab dan penyembahan, bongkok jiwa kita memikirkan apa yang bukan dari pikiran Tuhan , bongkok tubuh kita mudah sakit, bongkok ekonomi rugi terus. Tidak pernah berhasil.

Itu roh yang harus kita perangi. Mulai dengan perkataan firman jangan gosip yang sia-sia. Daripada energi kita gunakan untuk mencemooh, gosip orang lain lebih baik kalau energi itu kita gunakan untuk perang melawan roh yang ada.

Bagaimana cara Tuhan menyembuhkan perempuan itu?
• Tuhan berkata penyakitmu TELAH sembuh.
• Yesus meletakkan tangan-Nya, maka dia berdiri tegak.

Ketika Yesus berkata engkau telah sembuh, perempuan itu masih dalam keadaan bongkok. Baru setelah Yesus meletakkan tangan-Nya atas orang itu, dia sembuh. Hidup kekristenan kita pun hendaknya PERCAYA  DULU  bahwa semuanya telah terjadi, baru kita KERJAKAN apa yang menjadi bagian kita.

Mulut dapat mengeluarkan berkat dan kutuk. Kalau mulut mengeluarkan kutuk maka pintu berkat tertutup, sebaliknya kalau mulut mengeluarkan berkat maka pintu kutuk tertutup.

Orang kristen harus berani berkata TELAH untuk setiap hal yang belum terjadi. Mulai banyak membaca alkitab dan perkatakan firman. Semakin banyak membaca dan mengerti alkitab maka ketika kita ngomongin orang, kita akan merasa tidak enak. Mulailah rubah perkataan buruk kita menjadi perkataan yang memberkati. Kutuk bisa dirubah jadi berkat.

Selasa, 06 November 2012

Berjalan Dalam Ketepatan

Sunday Evening, Nov 4, 2012
Pdt. Petrus Hadi Santoso

2 kor 6:1-2

Dari 7 jemaat, jemaat korintus adalah jemaat yang paling kacau. Dosa mereka beraneka ragam. Tetapi yang menarik adalah jemaat korintus mendapat perkenanan Tuhan. Jemaat yang kacau tapi mendapat perkenanan itu dikarenakan "mood" Tuhan.

Ayat 2
Ketika Tuhan berkenan, maka Dia aka

n mendengarkan kita. Apapun kondisi kita saat ini, serahkan kepada Tuhan, cari "mood"-Nya Tuhan. Maka Tuhan akan mendengar dan menjawab doa kita
Pada hari Tuhan menyelamatkan maka Tuhan akan menolong kita. Hari yang dimaksutkan Tuhan adalah hari dimana ada perkenanan Tuhan turun karena kasih karunia.

2 cara iblis bekerja:
• Iblis menarik kita sehingga tertinggal
• Iblis mendorong kita sehingga mendahului

4 hal yang membuat perkenanan tidak turun dalam hidup kita:
¤ 2 Raj 6:24-25 Tidak percaya akan janji Tuhan (ditarik oleh iblis)
Belum pernah terjadi kelaparan yang sebegitu dasyatnya. Kotoran burung merpatipun dihargai begitu mahal.
2 Raj 7:1-3 Janji Tuhan tidak selalu tergantung pada keadaan. perwira ajudan raja menjadikan suatu kesia-siaan
2 Raj 7-18-20 Akibat ketidak percayaan perwira ajudan raja. Kalau kita dipimpin oleh pikiran otak, hasilnya sia-sia.

¤ Yak 4:1-2 Tidak respon dengan Tuhan (ditarik iblis)
Punya banyak keinginan tapi tidak berdoa merupakan hal yang sia-sia. Kalau kita tidak respon akan apa yang Tuhan kehendaki maka Tuhan tidak memberikan keinginan kita. Kita berkata: "Tuhan berikan ya syukur, tapi kalau tidak ya tidak apa-apa karena saya sudah punya." Sikap respon seperti itu dipergunakan iblis untuk menarik kita mencapai apa yang Tuhan kehendaki. Jangan meresponi hati Tuhan dengan iri hati. Jangan ingin memuaskan keinginan daging dengan cara iri hati. Orang lain membeli TV baru, jangan kita berkata: "aku juga mau TV baru, aku berdoa, aku imani."
Maz 37:1-4 Jangan iri hati karena kita punya jatah sendiri-sendiri. Tetapi yang Tuhan inginkan supaya kita tetap bergembira walaupun Tuhan ijinkan sesuatu yang tidak enak terjadi.

¤ Yak 4:3 Doa memuaskan hawa nafsu (didorong iblis)
Hari-hari ini Tuhan mau supaya kita mengerti isi hati-Nya. Tapi banyak orang hanya menginginkan supaya dimengerti oleh Tuhan. Banyak orang berdoa hanya untuk memuaskan hawa nafsu dan kedagingan.

¤ Rom 12:3 Berfikir dan minta lebih dari kadar iman (didorong iblis)
Dalam masa percepatan minta supaya Tuhan tidak hanya menaikkan melainkan meloncatkan kita. Penghasilan sedikit jangan minta mobil termegah. Alangkah baiknya kalau kita minta supaya gaji/penghasilan kita bertambah/naik sehingga mobil mewah bukan mimpi melainkan jadi nyata.

2 Raj 7:3-8
Ini adalah waktu yang Tuhan mau. Supaya kita hidup dalam ketepatan yang Tuhan beri. Empat orang kusta merasa kebingungan akan keberadaan yang ada. Masuk kota berujung kematian karena ada kelaparan hebat, berdiam diri pun berujung kematian. Pergi ke perkemahan tentara aram harus berani taruhan nyawa. Tindakan yang dipilih ke-4 orang kusta tersebut berjalan menuju perkemahan orang aram waktu senja. Mereka melangkahkan kaki dengan pelan karena penyakit kusta yang mereka sandang. Penyakit yang mengerogoti tubuh sehingga anggota tubuh bisa lepas dengan sendirinya. Yang ajaib adalah kemah tentara aram kosong karena Tuhan yang beperkara. Langkah mereka dibuat Tuhan seolah-olah bunyi kereta, kuda dan tentara-tentara yang besar. Dan kejadian tersebut TEPAT waktu senja. Keempat orang kusta menikmati kelimpahan saat berjalan dalam ketepatan.

Ini waktu dimana hari akan gelap. Bencana dan peperangan terus terjadi. Waktunya tangkap kairos. Berjalan bersama Tuhan dalam ketepatan. Maka ujungnya kelimpahan, kejayaan dan kemuliaan. Jangan mendahului dan jangan tertinggal melainkan tepat dalam percepatan Tuhan.

Next Level

Sunday Morning Nov 4, 2012
Pdt. Petrus Hadi Santoso

Roma 12:1-2
Judul dari perikup ini adalah "persembahan yang benar" 
Kalau ada persembahan yang benar berarti ada pula persembahan yang tidak benar. Akhir-akhir ini orang kristen banyak kecewa karena Tuhan seolah-olah tidak menepati janji-Nya. 
yang belum mendapat pekerjaan, ini waktunya minta. Siapa belum mendapat rumah baru, ini waktunya minta. Siapa belum mendapat pasangan baru, mobil baru, anak, dll, ini waktunya minta. Enam bulan ini adalah waktu perkenanan Tuhan yang sedang dinyatakan bagi gereja-Nya.Waktu acara di HS, 6 hamba Tuhan mendapat rhema. Siapa y




Sepasang suami istri telah menikah selama 17 tahun tapi belum dikaruniai seorang anak. Mereka datang kepada seorang dokter terkenal. Akan tetapi justrus sang dokter berkata: "Sekalipun kamu pergi ke rumah sakit terkenal di Hongkong atau Jerman atau rumah sakit terkenalpun, kamu tidak akan mendapatkan keturunan." Pasangan ini terus berdoa, dan Tuhan kabulkan permintaan mereka. Sejak doa saat itu, sang istri tidak mengalami datang bulan. Suami membawa istrinya ke laboratorium terkenal untuk memastikan bahwa istrinya mengandung. Ternyata hasil laboratorium menyatakan bahwa sang istri positif hamil. Mereka kembali kepada sang dokter untuk memberitahukan semuanya. Tindakan sang dokter hanya geleng-gelang kepala, tidak percaya bahwa wanita itu hamil.


Eman bulan ini adalah masa perkenanan. Sekarang tinggal 2 bulan lagi. Tuhan sanggup balikkan keadaan tetapi tergantung respon kita.

"...demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu..."

Selalu dari pihak Tuhan yang menyodorkan/memberi kemurahan. Terdapat suatu kalimat: "Aku menasihatkan kamu." Keputusan bukan dari pihak Tuhan (yang menasihati) melainkan keputusan ada ditangan setiap kita (yang dinasihati). Tuhan beri hak "free will". Kita mau terima atau tidak itu hak dan keputusan kita sendiri, Tuhan sudah sodorkan.


"...itu adalah ibadahmu yang sejati."

Kalau ada ibadah yang sejati maka ada ibadah yang tidak sejati. Persembahkan tubuhmu yang kudus dan berkenan. Ketika kita mau menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, maka Tuhan yang menjamin hidup dan kehidupan kita. Kalau Iblis mencoba mengendalikan diri kita, kita berkata: "aku milik Tuhan, kalau engkau mengingini aku, hadapi Tuhanku." Iblis akan kalang kabutmendengar itu semua.

"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini..."

Menjadi serupa saja tidak boleh apalagi menjadi sama dengan dunia ini. Mau mendapat mijizat jangan memakai pikiran sendiri. Orang-orang dunia mereka berfikir menggunakan pikiran manusia tetapi mujizat Tuhan didapat ketika kita mengandalkan Tuhan. Ketika kita mancari kerajaan dan kebenaran-Nya (Mat 6:33)


"...Tetapi perbaharui budimu..."

Kalau tidak diperbaharui maka mujizatpun sulit kita rasakan. Kantong yang lama harus dibuang dan digantikan kantong yang baru


"...yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."

Kualitas iman tergantung pada diri kita. Tuhan sudah sodorkan, sudah sediakan. Tetapi pilihan tetap berada di tangan kita. Setiap orang punya respon yang berbeda.


Seperti sebuah sasaran untuk latihan memanah. Sebuah benda berbentuk bulat dengan lingkaran-lingkaran di dalamnya. Lingkaran besar (paling luar), lingkaran tengah (ukuran sedang) dan lingkaran kecil (inti). Semakin tengah sebuah anak panah tertancap, maka semakin besar pula nilainya. Demikian pula dengan value daripada iman kita. Semakin kita intim dengan Tuhan, maka semakin besar value iman kita di hadapan Tuhan.

Kalau kita mau yang terbaik dari Tuhan, lakukan yang terbaik pula buat Tuhan. Suatu nilai yang Tuhan mau adalah kita tidak hanya sebatas baik saja, tapi berkenan bahkan sempurna.


Tuhan mau supaya kita next level. Janji Tuhan ya dan amin, tapi kita mau tidak untuk bayar harga. Membaca alkitab, menyembah Tuhan, doa perang dll. Tuhan mau "value". Belajar merelakan dibentuk dan diubah. Supaya Tuhan dapati kita naik naik dan tidak akan pernah turun