Jumat, 29 Januari 2016

Maria, Yusuf dan Majus


Kam, 24 Des 2015
Pdt. Petrus Hadi S



Hari ini hampir seluruh dunia merayakan natal tapi belum tentu mereka merasakan natal.
Maria Yusuf
Lukas 1:39-45
Elisabeth dengan urapan Roh Kudus menubuatkan yang ajaib kepada Maria. Yang pertama adalah diberkatilah, dan yang kedua adalah berbahagia. Apa yang dialami Maria sering pula kita alami yaitu kita sering mendapat janji diberkati, yobel besar dll. Maria punya kekuatan merenungkan firman. Kita sering dapat firman: apa yang dikatakan firman Tuhan pasti terlaksana. Ia dalam ayat 45 adalah Maria. Kalau kita dapat firman seperti itu maka kita harus punya imajinasi seperti orang diberkati dan berbahagia.Pada waktu maria dapat firman, maria masih mengandung dan belum melahirkan Yesus.
Seperti inikah janji diberkati?

Matius 2:13-14
Janji Tuhan diberkati dan berbahagia tetapi justru bayi tersebut hendak dibunuh. Jarak betlehem ke mesir sangat jauh. Apakah kondisi kita juga seperti itu ketika kita mendapat janji Tuhan? Maria dan yusuf masih terngiang janji Tuhan dan nubuatan elisabet. Apakah kita pernah merasakan ketakutan kematian? Kalau kita belum pernah mengalami maka kita tidak bisa membayangkan. Maria terima janji Tuhan diberkati dan berbahagia tetapi kenyataannya dikejar-kejar Herodes hendak dibunuh. Tuhan adalah maha kuasa. Kenapa Yusuf tidak meminta kepada Tuhan supaya mereka tidak dibunuh tapi justru pergi sesuai perintah Tuhan? Seringkali kita justri ketika dalam tekanan menanti janji Tuhan, justri kita yang memaksa Tuhan untuk menyingkirkan setiap tekanan itu. Itu sering menggerutu: mana janji Tuhan, mana diberkati, kog malah gini. Apa yang membuat mereka diam, menikmati proses dan percaya? Mari belajar supaya kita tidak kecewa. Ada banyak orang kecewa karena tekanan dalam menanti janji Tuhan.

Matius 2:19
Perasaan lega karena Herodes sudah mati. Tetapi tidak lama mereka mendengar alkeolus menjadi raja. Kalau kita tidak kenal Tuhan maka kita menjadi orang-orang yang kecewa. Yobel besar bukan sekedar kekayaan tapi kebebasan jiwa, cinta mula-mula dll. Bukan hanya jemaat yang kepahitan tapi pengurus/pelayan juga banyak yang kepahitan. Banyak alasan yang bisa kita sampaikan untuk menyalahkan Tuhan. Tuhan tidak menilai seberapa hebat kita, Tuhan menilai keseriusan kita. Yusuf dan maria bayar harga dengan pergi sana-sini. Janji Tuhan yang ajaib tetap ada bagian kita yang harus kita selesaikan. Ketika kita ngomel, marah, memberontak maka janji itu tertunda. Herodes dibunuh langsung bisa, alkeolus dibunuh saat itu saja bisa tapi tetap Tuhan melihat bayar harga kita. Kalau kita tidak mengenal cara Tuhan maka kita bisa kecewa. jangan lihat tampilan, tapi lihat hati seperti Tuhan juga melihat hati.
Kalau tahun depan ingin berhasil maka
1. Jangan salahkan Tuhan. Percayalah Tuhan tidak pernah gagal.
2. Jangan pernah menyalahkan sesama. Yusuf dan maria tidak saling menyalahkan.
3. Lakukan apa kata Tuhan.

Ayat 13
Kalau kita hidup apa kata Tuhan percayalah tahun depan tidak akan menakutkan. Jangan hidup dengan mata dunia tapi hidup karena Tuhan. Jangan bolong-bolong baca firman supaya kita kenal Tuhan.

Lukas 1:46-
Setelah dapat firman diberkati dan berbahagia maka jiwanya memuliakan Tuhan. Jarak dari pikiran ke hati bisa lebih jauh dari jarak Jakarta ke Temanggung. Kekuatan maria adalah merenungkan segala sesuatu dalam hati. Ayat 47 hati maria bergembira bukan karena janji/firman tapi hati maria bergembira karena Allah. Sering kita bergembira karena janji tapi maria bergembira karena Tuhan. Mazmur berkata bergembiralah karena Tuhan maka dia akan memberi yang kita mau. Benar tidak maria menjadi berbahagia? Janji Tuhan digenapi. Orang banyak kecewa karena janji Tuhan. Tuhan tidak pernah salah. Sering kita fokus ke janji bukan ke Tuhan.

Orang Majus
Matius 2:1-
Kalau yusuf dan maria pasti sudah bersangkutan dengan Yesus. Orang majus tidak ada hubungannya. Seandainya orang majus tidak hadir, Yesus tetap lahir. Apa penyebab mereka datang dari jauh? Orang majus adalah ahli perbintangan. Dia belajar dari nenek moyangnya. Bintang seperti ini artinya ini itu. Mereka pergi karena firman, diberkati orang yang memberkati israel. Orang majus adalah pandai dan bijak. Daripada orang israel, lebih bijak dia menyembah dan memberkati Rajanya. Bintang yang mereka lihat adalah simbol raja. Mereka mau memberi hadiah, mereka datang jauh2 sebelum yang lain datang. Ini namanya kecerdasan rohani. Banyak kita tidak memperdulikan moment2 Tuhan yang istimewa. Diperkirakan harga emas hampir 5M. Orang lain berkata bodoh, bukan bangsanya, kerja lama dapat emas, jalan jauh. Sampai sana salah tempat ke yerusalem. Mereka yakin lahirnya di yerusalem. Begitu melihat salah, mereka tidak peduli, mereka tetap hidup dalam iman. Walaupun mereka salah, iman mereka tidak bergeser, mereka tetap mempersembahkan kepada Yesus. Mereka tidak banyak pikiran tapi iman.

2:9-11
Pada waktu perempuan meminyaki pakai mur, yudas berkata pemborosan. Kita buat di HS 10rb jiwa, ada orang perkata overacting, pemborosan dll. Kita berada di padang gurun, iman tidak sampai, jiwa stress dan tubuh capek, biaya sangat besar. Tapi padang gurun akan menjadi kebun buah2an. Orang majus sangat luar biasa. Mereka mempersembahkan emas yang mahal. Kalau kita menuntut dari manusia maka yang dari Tuhan makan distop. Kalau kita mau terima janji Tuhan, hiduplah seperti kata Tuhan. Orang majus tidak mengerti firman Tuhan, tidak mendapat mimpi tapi dia punya kecerdasan dalam perbintangan. Apa yang diperbuat orang majus: dia dapat firman jangan kembali ke herodes. Keturunan majus mereka yang menemukan minyak2 di timur tengah.

Kisah Para Rasul 10:1-4
Dia mirip seperti orang majus. Ketika memberi pasti diberkati. Iman dengan perbuatan harus seimbang. Doa-doa kornelius disertai persembahan yang telah diterima Tuhan. Percayalah kekayaan orang fasik sedang pindah kepada kita. Jangan berkata: persembahan lagi. Persembahan adalah roket. Persepuluhan adalah benteng sehingga tidak mudah dicuri iblis sdgkn roketnya adalah persembahan. Minta kepada Tuhan supaya roket persembahan kita bisa membawa doa-doa kita sampai kepada Tuhan.

Tidak ada komentar: