Jumat, 03 Juli 2015

Bagian Kita 1%


Sun, Jun 21, 2015
Bp. Yohanes


Dalam memilih panggilan, ada banyak orang yang lebih baik daripada kita tapi kalau kita dipilih itu karena anugerah. Hari-hari ini Tuhan rindukan supaya kita mengerti hati Tuhan dan mengikuti. Akhir-akhir ini kita mendeklarasikan yobel besar, hal ini bisa terjadi kalau kita on. Yang membuat kita bahagia adalah diri kita sendiri dan Tuhan. Tapi sering kali kita hanya menantikan yang dari Tuhan. Kita hanya menantikan tanpa mendalami apa yang menjadi bagian kita. Kalau kita melihat di alkitab, apa yang membuat mereka bahagia adalah perjumpaan dengan Tuhan dan turunnya kesepakatan dalam perjanjian. Ada mandat ada perjanjian harus disepakati oleh kedua pihak. Ada bagian yang akan Tuhan kerjakan. Tuhan akan mengerjakan 99% dan bagian kita hanya 1%. Tapi kalau yang 1% itu tidak kita kerjakan maka itu akan gugur. 1% itu bukan pandangan kita melainkan pandangan Tuhan. Tidak banyak orang bisa masuk yobel besar karena tidak mengerti dan mengerti tapi tidak melakukan. Semua pujian, tarian ujungnya adalah melihat bagian dan hati kita. Kita harus menempel dengan Tuhan. Jangan pikirkan bagian Tuhan. Segala sesuatu yang diluar kemampuan kita adalah bagian Tuhan. Seringkali kita tidak mengerjakan bagian kita tapi mengerjakan bagian Tuhan.
Seringkali kita orang kristen berjalan aneh karena berbeda dengan manusia biasa. Ternyata di alkitab juga banyak hal-hal aneh yang dilakukan. Seperti tindakan profetik, deklarasi dll. Yobel besar dari sisi Tuhan sudah dibuka, bagaimana dari pihak kita?
Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Dari hati kita bisa mengerti hati Tuhan. Di dalam kesulitan seperti saat ini justru Tuhan akan bekerja dan menunjukkan kasihnya. Kalau Tuhan menyatakan kemuliaannya pada saat yang tenang itu tidak menarik, tapi kalau disaat sulit Tuhan menyatakan mujizatnya maka itulah keajaiban Tuhan. Orang yang melihatnya melalui hidup kita. Wanita yang pendarahan dia membuka hati untuk menjamah jubah. Dari tubuh Yesus ada kuasa yang keluar, sesungguhnya Tuhan mau menyalurkan kuasanya dalam diri kita. Pada waktu hati kita seperti yang Tuhan mau maka kita tidak akan merasa bosan bahkan ada hubungan yang berbeda dengan Tuhan. Ketika kita bertemu dengan Tuhan maka hati kita yang beku bisa mencair. Yobel tidak bisa dibatasi dengan pikiran manusia. Penilaian Tuhan dengan penilaian Tuhan itu berbeda.
Markus 5:1-13
Kadang ketika kita liat orang gila sering kita mengabaikannya. Tuhan Yesus sudah mengajarkan untuk kita peduli dengan orang gila. Orang gerasa itu mungkin sudah sangat kuat karena rantai besi saja bisa diputuskan. Dan pasung bisa dilepaskan. Kenapa roh Legion bisa memasuki orang gerasa itu? Mungkin karena kutuk dan hutang darah yang tinggi sehingga tuntutannya tinggi juga. Yesus tahu kalau Yesus menyembuhkan orang gerasa maka akan bertentangan dengan masyarakat. Tapi dihadapan Tuhan, orang gila saja dihitung mahal oleh Tuhan apalagi kita yang waras. Nilai hidup kita lebih daripada orang waras. Satu jiwa diselamatkan maka sorga bersorak-sorak. Tapi sering kita berkata kalau kita tidak berharga.
Keluaran 7:1-5
Kita bisa mengangkat diri kita seperti Allah. Yobel kalau kita tidak menempel dengan Tuhan maka kita tidak bisa mengerti jalan ceritanya. Kita tidak mengerti pose kita. Seolah-olah masalahnya dibuat Tuhan lebih lama. Tapi sejujurnya supaya ada lebih banyak mujizat dan tanda-tanda. Yobel yang akan kita terima, mungkin di depan kita semakin berat dan berkata apakah ini benar skenario yobel? Belajar kenali kesukaan Tuhan yaitu membuat banyak tanda dan mujizat.
Yobel besar perlu wadah yang besar. Caranya Mazmur 37:11 (Tetapi orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah.). Kesejahteraan artinya adalah shallom artinya damai sejahtera. Shallom bukan hanya sejahtera di hati tapi di roh, jiwa, tubuh dan ekonomi. Apapun masalah kita maka Tuhan akan buka. Ini janji Tuhan yaitu mewarisi negeri, bergembira, kesejahteraan yang berlimpah-limpah. Berlimpah-limpah adalah meluap bisa sampai keluar dari rumah, bukan hanya untuk diri kita sendiri. Salah satu kuncinya masuk yobel besar adalah "kerendahan hati". Orang yang punya etika dan sopan santun belum tentu punya kerendahan hati tapi kalau kita punya kerendahan hati pasti punya etika dan sopan santun. Kerendahan hati adalah Yesus.
Di depan adalah hal yang luar biasa. Mari rindukan Tuhan. Berbenah hati dan cek hidup kita. Apakah Tuhan sudah ditempatkan utama dalam hidup kita? Yang tahu skenario yobel besar adalah Tuhan sendiri. Bagian kita adalah mengerti hati Tuhan dan menurut apa yang Tuhan mau kerjakan. Cocok tidak cocok lakukan saja. Tuhan Yesus sudah memberi contoh Dia kesukaannya melakukan dan menyelesaikan pekerjaan Bapa. Seringkali yang menjadi masalah adalah tidak percaya dan tidak nurut. Percayalah yobel besar menjadi bagian kita. Berat tidak hidup kita adalah bagaimana cara pandang kita. Kalau Tuhan ijinkan terjadi artinya Dia tahu kemampuan kita.

Tidak ada komentar: