Selasa, 16 Juli 2013

Bangun Manusia Roh

Minggu, 14 Juli 2013
Bp. Pandu


Dari keenam tokoh yang mendapatkan kingdom explosion adalah orang-orang yang kuat. Mereka bisa kuat karena aniaya di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita tujuannya supaya spirit kita kuat. Saat kita lahir baru, ada sesuatu yang baru yaitu roh. Tubuh kita lama, jiwa kita lama, tetapi roh kita baru. Roh kita masih kecil, olehnya melalui proses membuat roh kita besar. Kalau jiwa dan tubuh lebih besar dari roh maka akan melakukan keinginan daging. Tetapi kalau Roh kita besar maka kita dapat menguasai jiwa dan tubuh.

Ketika 6HT mendapat mandat pergi ke Amerika untuk doa perang menahan babel. Dari 6HT yang bisa menyelesaikan perang tuntas hanya Pak Yusak dan Bu Iin, yang lainnya lemah dalam roh. Jiwa mereka lebih besar dengan menginginkan belanja atau bermain, memanfaatkan keadaan selagi pergi ke LN. Keinginan lain tersebut yang membuat roh mereka tidak bersatu. Ketika 6HT kumpul, Pak Yusak bernubuat kepada Pak Petrus Hadi, visa yang seharusnya bisa dipergunakan 6 tahun hanya berlaku 1 kali.

1 Korintus 6:16
Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
Kita beribadah sekitar 2 jam. Dalam waktu yang sesingkat itu bisakah kita fokus bertemu dengan Tuhan? Atau dari 2 jam, 5 menit fokus dan sisanya memikirkan makan dimana, kerjaan bagaimana, dll. Waktu kerja fokus kerja. Waktu ibadah Tuhan fokus ibadah Tuhan. Waktu bermain fokus untuk bersenang-senang.

Daniel 11:23b
tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.
Paulus berkata aku tahu aku pasti kuat. Kalau roh kuat maka kita bisa mengendalikan diri. Orang yang mengenal Allah akan kuat dan memanfaatkan. Setiap kesulitan kita akan mengexploitasi menjadi kemenangan. Kalau kita belum berhenti duduk dibawah kaki Yesus, maka pikiran akan terus kerja. Abraham tidak punya anak. Sara meminta Abraham supaya menghampiri Hagar. Abraham nurut karena jiwanya lebih kuat lebih daripada roh.

1 Yohanes 3:9
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.
Mengapa manusia bisa kebobolan
1 Yohanes 1:8-9
Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Kita hidup masih berdosa sehingga bisa kebobolan. Tapi kalau kita mengaku dosa, maka roh kita bisa kuat kembali. Kalau roh kita baru kita akan melangkah kuat.

Yesaya 40:31
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Hidup kita seperti tabernakel. Ketika menghadapi masalah pasti pikiran dahulu yang bekerja. Coba duduk diam dibawah kaki Tuhan, menyerahkan segala sesuatu. Roh dan jiwa kita terus tertuju kepada Tuhan. Bahasa Roh membuat kita kuat. Pikiran kita diikat membebaskan roh Tuhan.

Rajawali terbang tidak mengepakkan sayap. Dia hanya berdiri di atas tebing tinggi, mengembangkan sayapnya dan melompat. Dia terbang sesuai rohnya. Kita berjalan sesuai Roh Kudus. Kita harus berlari dulu mengejar Tuhan baru terbang bersamanya.

Setan banyak menyerang pikiran kita. Setan menyerang jiwa sehingga roh lemah. Kalau kita menang di alam roh, kita akan menang di alam jasmani.

Anak Pak Pandu pernah tanya: "Papa transfer uang kuliah ya?" Pak Pandu saat itu tidak ada uang untuk ditransfer ke anaknya, dia hanya berkata: "nanti papa transfer." Anaknya bertanya kembali dengan pertanyaan yang sama. Pak Pandu hanya bisa berkata: "belum." Anaknya menjelaskan kalau ada transferan sekian rupiah masuk ke rekeningnya. Mereka bingung dari mana uang tersebut? Siapa yang transfer? Dari mana dia bisa tahu nomor rekeningnya? Tuhan diatas masalah kita. Kita sudah ditempatkan Yesus disebelah kanan. Lihatlah dialam roh. Kita hidup memerintah.

Mazmur 95:1-3
Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita. Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur. Sebab TUHAN adalah Allah yang besar, dan Raja yang besar mengatasi segala allah.
Waktu bernyanyi dengan serius kita mengatasi segala hal. Allah ada disurga, Tuhan berkata masuk. Yang masuk adalah roh kita. Kalau kita masuk, kita akan mendengar-Nya. Percaya tidak bisa menggunakan pikiran melainkan menggunakan roh. Kita paksa pikiran supaya percaya dengan cara memperkatakan. Kalau qta tidak mengalami keajaiban Tuhan maka roh kita akan mengecil. Alami sehingga pikiran manusia kita runtuh.

Wahyu 12:10-12
Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."

Apa yang Yesus kerjakan 2000 tahun yang lalu harus masuk dalam roh kita. Kalau engkau punya kebenaran itu, maka roh kita akan menjadi kuat.

1 Yohanes 3:19-22
Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.
Yesus adalah kebenaran, itulah sebabnya kita diurapi karena benih itu. Setan tidak akan mendekat ketika kita berbalik kepada Tuhan. Kita memperkatakan: "aku murni benih ilahi, benih dari Kristus." Itulah kekuatan roh. Terus perkatakan firman agar roh kita kuat. Kadang hati nurani menuntut, pikiran bekerja akan melemahkan roh, tolak dalam Nama Yesus. Kita harus masuk dari halaman, ruang kudus sampai ruang maha kudus.

Iblis tidak bisa mengugat kalau kita berada di ruang maha kudus. Kalau kita punya masalah, duduk diam dibawah kaki Yesus, berdoa berserah. Yang dari awal merasa emosi akan menjadi tenang. Kita bisa masuk dan bertemu Tuhan. Kingdom explosion, ledakan itu terjadi bukan dari jiwa tapi dari roh.

Orang yang punya keintiman akan tambah kuat dan mempunyai ledakan. Setiap masalah Tuhan mau buat menjadi ledakan asal roh kita kuat. Sejak roh kita kuat, kita harus berani bayar harga. Ibadah 2 jam fokus untuk Tuhan. Rugi waktu, rugi biaya kalau tidak mendapatkan apa-apa. Tangkap segala sesuatunya di roh kita. Kalau kita mennangkap apa yang disampaikan kotbah jangan melawan, kalau melawan itu bukan roh tapi jiwa.

Ketika kita belum mengenal Tuhan secara intim, kehidupan kita nyaman-nyaman saja. Tetapi begitu kita bergaul dengan Tuhan, mungkin kita dibuat habis. Memulai segala sesuatunya dari nol, kita bijadikan hamba. Tetapi percayalah akan ada waktu pemulihan segala bahkan lebih dari yang kita punyai dahulu. Itu semua akan kita alami asal roh kita kuat. Perkatan firman akan membangkitkan roh.

Pak Yusak bersaksi bagaimana dia bisa mendapat uang sebesar 2,5 M. Semakin dalam air akan semakin besar ikan. Semakin mendalam roh kita melekat kepada Tuhan maka berkat juga semakin besar. Kalau kita bisa 1 menit menyembah Tuhan, pasti kita juga bisa 2 menit untuk menyembah Tuhan. Kalau kita bisa 2 menit menyembah Tuhan, pasti kita juga bisa 3 menit untuk menyembah Tuhan,dst. Ini masa percepatan dari 3 menit bisa 6 menit. Dari 6 menit bisa 12 menit. Tetapi ledakan itu seperti mercom. Kertasnya berhamburan banyak kemana-mana. Ketika menyembah Tuhan 10 menit meledakan menjadi 1 jam menikmati keintiman dengan Tuhan.

Roh kita harus kuat. Setiap kesulitan masalah yang kita hadapi menjadikan roh kita kuat. Tidak akan lemah lagi, kita akan terus kuat sampai kita menang menghadapi segalanya.

Tidak ada komentar: